Hadiah Dari Orochimaru

Ujian chunnin Di Konoha yang kedua tahun ini diadakan dihutan kematian sebelah utara dari Desa Konoha. Mereka menyebut hutan kematian karena dihutan itu banyak hewan-hewan buas dan lembah-lembah berbahaya. Pada tahun sebelumnya banyak perserta ujian yang tidak lulus dikarenakan tergigit hewan disana dan ada beberapa yang memakan buah beracun. Namun dijian kali ini terasa berbeda karena peserta kali ini cukup banyak yang belum tereliminasi sehingga membuat jhoonin merasa terkejut.

Ada berbagai peserta ujian dari desa-desa lain seperti Konohagakure sendiri, Otogakure, Sunagakure, Amegakure dan masih banyak lagi. Hal itu dilakukan karena menurut Sandaime(hokage ke-3) hal itu dapat menjalin ikatan antar desa dan bisa menciptakan kerjasama dalam perdamaian dunia shinobi. Selain itu, para ninja dapat menambah wawasan dan memperoleh aliansi shinobi yang luar biasa. Dimana waktu sebelum-sebelumnya banyak perseteruan antar desa yang mengakibatkan perselisihan dan menjadikan permasalahan internal dalam desa.

Ujian tahap kedua dipimpin oleh johnin bernama Anko seorang ninja perempuan dengan ciri khas jutsu ular miliknya. Ia memberi aturan ujian dengan memberikan gulungan secara acak kepada para peserta berupa gulungan bulan dan gulungan bumi. Dimana nantinya mereka harus merebut satu gulungan dan melengkapi masing-masing gulungan bumi dan bulan. Ketika ujian berlangsung mereka dilarang membuka gulungan karena hala itu mereka akan langsung terdiskualifikasi. Mereka harus membukanya setelah sampai dipuncak menara yang berada digunung hutan kematian.

Ujian akan berlangsung selama lima hari dan mereka tidak diperbolehkan membawa bekal makanan karena tujuan utama dari ujian ini adalah untuk bertahan hidup. Mereka harus mencari bahan makanan dihutan dan memanfaatkan alam untuk bertahan. Belum lagi dihutan kematian ada banyak macam buah dan tumbuhan yang beracun sehingga mereka harus bisa membedakan mana yang bisa dimanfaatkan dan yang tidak. Setelah sampai dipuncak menara, mereka sampai bersama satu tim yaitu 3 orang, jika tidak lengakap maka mereka dianggap gagal. Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan mereka harus bekerjasama dan saling membantu regu setim mereka.

Garis start dimulai digerbang hutan kematian sebanyak 13 gerbang sesuai jumlah regu sebanyak 13 orang. Saat gerbang dibuka mereka mulai mencari lawan yang memiliki gulungan yang berbeda dan segera merebutnya. Ada juga yang meremehkan ujian dihutan dengan bersifat sombong namun kebiasaan itu selalu tidak bertahan lama, karena dihutan kematian mereka akan dengan cepat mendapat balasannya. Selama ujian berlangsung, para jhoonin tertarik pada salah satu peserta bernama Sabaku No Gara dari Desa Suna. Ketika ujian ia tidak mengalami luka sedikitpun bahkan catatan pada misi didesanya sangat menakjubkan. Bagaimana tidak, ia tak pernah gagal dalam misi dan tidak pernah terluka. Namun sifat Gara sangat dingin dan sulit untuk bekerja sama dengan timnya sendiri. Hal itu sangat disayangkan ketika ninja yang hebat tidak bisa melakukan interaksi yang baik pada anggota setimnya.

Peserta dari Konoha sendiri sangat bersemangat dan ingin segera memenangkan ujian dengan cara sendiri menurut tim mereka. Tim Konoha terdiri dari Tim 7(Uzumaki Naruto, Uciha Sasuke, dan Haruno Sakura), Tim 5(Nara Shikamaru, Yamanaka Ini, dan Akimichi Choji), Tim 8(Inizuka Kiba, Aburame Shino dan Hinata Hyuga), Tim 9(Hyuga Neji, Rock Lee, dan Tenten, mereka adalah genin kebanggan. Mereka memiliki ciri khas yang sangat unik dan memiliki tekad yang luar biasa untuk menjadi professional.

Salah satu tim yang mengalami kesulitan adalah tim 7, mereka bertemu dengan ninja Otogakure. Melihat rupa dari ninja Oto saja cukup menyeramkan bagi anak-anak Konoha karena tampilan mata yang mengerikan seperti ular. Ketika itu, Naruto, Sasuke dan Sakura melawan musuh yang mampu merubah dirinya menjadi seekor ular. Ia memiliki lidah yang panjang dan tubuh yang elastis sperti ular. Setelah bertarung cukup cukup lama, Naruto dan teman-temannya kelelahan, namun mereka tidak boleh menyerah dan harus tetap berjuang. Musuh dari desa Oto memanggil ular raksasa dan akan memakan mereka, namun Naruto mampu menghadangnya dan menyelamatkan Sasuke yang terpojok.

Disaat yang sempit itu bisa-bisanya Naruto mengejek Sasuke yang terpojok waktu itu, hal itu membuat Sasuke merasa tertinggal dengan Naruto. Mereka kembali melawan ular itu dengan kemampuan yang ada, dan tiba-tiba hal mengejutkan terjadi. Setelah pertarungan yang cukup menguras banyak cakra, musuh dari Oto merobek kulitnya dan ternyata dia adalah Orochimaru yang menyamar menjadi peserta ujian. Tidak diketahui apa tujuan Orochimaru pada waktu itu mengapa ia menyamar dan menyusup ke Konoha ketika ujian berlangsun.

Sangat mengejutkan, mereka kaget dengan tatapan Orochimaruyang penuh dngan aura kejahantan. Secara cepat Orochimaru menggigit leher Sasuke dan bekas gigitan itu langsung berubah menjadi tanda kutukan. Kemudian Orochimaru mengatakan alasan kenapa ia melakukan hal itu, karena ia menginginkan tubuh Sasuke dan kekuatan mata uciha. Setelah nantinya ia mendapatkan keinginannya, dia akan membalaskan dendam ke Konoha dan mendapatkan semua jutsu diseluruh penjuru dunia.

Tanda kutukan itu secara cepat menyebar kedalam tubuh Sasuke dan menekan kekuatannya sehingga ia merasa kesakitan. Disaat Sasuke menahan rasa sakit itu, Orochimaru mengatakan”Jika kamu menginginkan kekuatan maka, datanglah kepadaku dan tanda kutukan itu adalah hadiah dari ku”. Mendengar hala itu Naruto berteriak dan mengatakan”Itu tidak akan terjadi, Sasuke tidak akan pernah mau mengikuti siluman jahat sepertimu”. Sedangkan Sakura membantu Sasuke menenangkan diri walau sebenarnya ia sendiri juga ketakutan dan tak mampu berbuat banyak.

Setelah Orochimaru sukses memberi tanda kutukan itu, kemudian ia berlalu pergi dan mereka bertiga harus tetap melanjutkan ujian. Selama empat hari berlalu, mereka telah melengkapi gulungan bumi dan bulan. Mereka harus segera menuju ke pucak gunung dan mengantarkan gulungan secepatnya. Akan tetapi, tiba-tiba ada tiga orang ninja dari desa bunyi. Mereka menghadang Naruto, Sasuke dan Sakura untuk merebut gulungan yang telah dengan susah payah mereka dapatkan.

Ketiga ninja itu memiliki kemampuan yang hampir sama, yang pertama laki-laki bebadan besar dengan kekuatan elemen bumi, kedua laki-laki yang masih terlihat muda dengan kekuatan elemen udara dan yang ketika ninja perempuan dengan kemampuan jarum beracun yang digerakkan dengan suara. Namun, kekuatan mereka dapat diatasi oleh Naruto dan Sakura. Beda dengan Sasuke yang sedikit kesulitan melawan orang dengan elemen udara itu disaat ia masih terluka karena tanda kutukan sebelumnya. Mereka sedikit terpojok dan Sasuke telah kehilangan banyak cakra.

Karena cakra dalam tubuh Sasuke berkurang drastis, maka tanda kutukan itu kembali muncul setengah dari badan Sasuke dan menjadikan ia terlihat bukan lagi Sasuke. Melihat hal itu, Sakura merasa takut dan tidak mengenali Sasuke, sedangkan Naruto pingsan setelah kelelahan menggunakan bunshin yang jumlahnya cukup banyak. Sangat menakjubkan kekuatan yang Sasukle rasakan setelah mendapat tanda kutukan itu, ia merasa lebih kuat dan bertenaga. Ia dengan cepat menghajar ketika ninja itu dengan cepat. Tidak seperti biasanya Sasuke tak segan mematahkan kedua tangan musuhnya yang telah melukai Sakura hingga babak belur. Tidak hanya itu, Sasuke juga menggunakan wajah yang meyeramkan dengan aura yang sama seperti Orochimaru sebelumnya.

Karena mereka telah berhasil mengalahkan musuh di hari ke-4, mereka merasa sangat kelelahan dan mereka memutuskan untuk istirahat dan melnjutkan perjalanan esok hari. Mereka mencari ikan disungai dan menumpulkan kayu bakar untuk memasak ikan dan menghangatkan tubuh mereka dimalam hari. Keesokan harinya, mereka kembali meneruskan perjalanan, dengan keaadaan Sasuke sedang terluka. Gulungan harus sampai sebelum matahari tenggelam, karena jika terlambat maka mereka pasti akan gagal dalam ujiantahap kedua ini.

Setelah berjalan sepanjang hari, akhirnya mereka tiba dipuncak menara gunung dan segera membuka kedua gulungan bersamaan. Ketika telah dibuka, tiba-tiba muncul Iruka sensei dan mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka. Lalu guru Iruka juga mengatakan bahwa mereka bertiga akan menuju ketahap selanjutnya yaitu ujian chunin tahap ke-3. Dalam ujian ke-3 nanti mereka diperbolehkan mengundurkan diri jika tak mampu, namun dengan kocnsekuensi tim mereka otomatis tidak lolos chuunin.

Sakura memberitahu Sasuke untuk tidak melanjutkan ujian karena keadaan yang tidak memungkinkan. Namun Sasuke tetap bersikeras untuk tetap ikut, dan mereka atau tim 7 akhirnya melanjutkan ujian. Namun sebelum itu, Sasuke akan mendapat perwatan dari Guru Kakashi agar tanda kutukan itu tidak mengganggu saat pertandingan berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.