GOOD BARISTA

Hay aku angelin semasa aku sekolah aku belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta atau pacarana. Pada waku itu di sebuah coffe shop disalah satu kota di tempat aku tinggal,dimana yang sering sekali aku kunjungi saat aku merasa moodku berantakan ataupun hanya untuk mengerjakan tugas kuliahku. Sore itu yang bertepatan pada hari sabtu coffe shop favoriteku begitu sangat ramai tak heran aku karena memang menu-menu disana begitu sangat enak dan harganya juga terjangkau. Seperti biasanya aku langsung memesan minum kesukaan ku matcha latte dan beberapa dessert disana, setelah melakukan pembayaran aku langsung menuju ketmapt duduk yang biasa aku tempat saat berkunjung disana. Aku langsung membuka laptop yang telah aku bawa dari rumah tadi dan mulai untuk menyelesaikan tugas-tugasku. Aku memang kerap me time di caffe ini jadi tak heran jika barista-barista disini sudah begitu akrab dengan ku.

Selang beberapa menit pesanan yang aku pesan tadi sudah selasai diantar dan aku langsung meminum matcha latteku tadi karena memang suasana sore itu begitu sangat panas. Langit sudah mulai gelap caffe shop juga sudah mulai tambah ramai. Karena dessert ku sudah habis aku berniatan untuk memesan lagi,karena posisinya disana aku sendiri otomatis aku harus membawa barang-barangku lagi dan beranjak ke kasir untuk memesan lagi. Sesampai di kasir antriannya begitu sangat Panjang,tiba-tibamataku tertuju pada barista yang bertugas mengasir pada malam itu. Dia begitu ramah,ganteng,putih dan gaya rambutnya yang keren aku tercengah pada saat itu dan aku tak berhenti untuk memandanginya rasa yang sebelumnya belum pernah aku rasakan tiba-tiba muncul. Sekitar 10 menit aku mengantri disana tibalah aku didepan sang barista itu. Dia senyum padaku dan bertanya “mau pesan apa kak?’’. Aku menjawabnya “matcha latte,macaron red velvet sama kak”, “baik kak kita siap dulu yam au duduk dimana kak?” tany sang barista itu lagi. Aku menunjuk dibagian pojok ruangan itu karena memang hanya disitulah tempat yang kosong.

Aku menunggu pesanan ke dua ku itu cukup lama karena memang coffe shop itu sangat ramai dan sambil menunggu aku menlanjutkan tugas yang belum selesai itu. Tiba-tiba temanku yang bernama alfero dia juga bekerja disana menghampiriku dan mengantar pesananku tadi dan pada saat itu aku bertanya ke alfero “siapa nama kasirnya tadi?” dan alfero menjawab “oitu namanya reza,kenapa kamu suka?kamu sudah dewasa ya ngel hahahah”. Alfero itu bisa disebut teman dekatku juga karena memang dari waktu SMA aku sudah berteman dengannya bahkan samapai saat ini yang otomatis dia tau kalau aku bleum pernah pacarana sama sekali selama temenan sama dia. Lalu aku meminta username Instagramnya reza ke alfero dan alfero memberikannya,namun akutidak langsung memfollow dia aku hanya stalking apakah dia sudah punyai doi apa belum hehehe dan kelihatannya belum punya deh hahaha.

Waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 dan tugasku sudah selesai namun pesanan yang aku pesan tadi masih sisa aku langsung menghabiskan pesananku dan langsung pulang. Sesampai dirumah aku langsung bersih-bersih dan mengeluarkan barang yang aku bawa tadi sore. Malam itu aku tidak makan malam bersama karena memang aku sudah kenyang dan kecapekkan juga jadi aku hanya berbaring di kasur sambil bermain handphone. Tiba-tiba alfero mengechat aku “ngel kamu sudah tidur belum?”. Karena pada waktu itu aku belum tidur ya sudah aku balas “belum kenapa?” jawabku.”reza minta whatsapp mu tadi,yaudah aku kasih deh.” Yang tadinya mataku sudah mulai ngantuk tiba-tiba rasa ngantuknya sudah hilang “hah kok bisa?” tanyaku sambil terheran-heran. “ tau tuh reza,dia tadi tau kita waktu ngobrol di café  terus dia tanya keaku kok kenal kamu yaudah aku jawab apa adanya dong,terus dia minta whatsapp kamu deh.” Jawabnya. “o gitu tapi kok dia nggak chat aku ya hahaha.” Jawabku sambil tetap berhalu siapa tau habis ini ngechat aku.

Keesokan paginya  aku membuka handphone ternyata memang reza sudah ngechat aku namun malam itu aku sudah tertidur mungkin karena kecapekan ya. Dia chat agar nomernya aku save dan balas okey,biar aku kelihatan cuek hmm. Pagi itu juga dia langsung membalas chatku dan obrolan kita nyambung sih. Karena jam sudah pukul 6.30 aku langsung bergegas mandi dan persiapan untuk ke kampus. Setelah selesai siap-siap aku langsung ke bawah untuk sarapan bersama disana kedua orang tua ku sudah siap untuk sarapan dan berangkat kerja. Aku  yang pagi itu memang tidak terlalu nafsu untuk memakan nasi akhirnya aku hanya makan roti bakar saja dan minum susu. Setelah selesai aku langsung bersalaman dan bergegesan ke mobil untuk berangkat ke kampus. Di jalan aku juga masih chattingan dengan reza.

Sesampai di kampus aku langsung menuju kelas dan belajar.aku bukan anak pintar dan tapi penghargaanku boleh lah hahahaha. Di kampus kegiatan begitu sangat seru hingga jam istirahatpun tiba aku dan teman-temanku pergi ke kantin karena sudah begitu lapar. Waktu itu aku juga msih chattingan sama reza karena ternyata naknya sangat asik. Dia juga tanya kapan aku main ke café lagi aku jawab secepatnya sih bakal kesana,soalnya belum ada tugas kalau akhir-akhir ini. 1 jam sudah aku dan teman-temanku ke kantin,akhirnya kita kembali ke kelas untuk melanjutkan belajar. Dan waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 saatnya aku pulang. Aku berpamitan dengan teman-temanku dan langsung menuju parkiran untuk mengambil mobil dan gas pulang. Karena hari ini adalah hari minggu jadi pulang kampusku lebih awal tapi jangan kaget ya aku tidak setiap hari minggu itu ke kampus karena ini ada bimbingan tambahan jadi hari minggu tetap masuk.

Perjalananku dari kampus ke rumah sekitar 20 menitan saja itupun kalau jalanannya normal biasanya juga macet sih apalagi kalau pagi mau berangkat itu super duper macet parah. Sesampai di rumah aku langsung bergegas mandi dan makan,karena aku suka makan jadi porsi makanku banyak dan herannya berat badanku tidak naik-naik tetap saja kurus hahahaha. Selesai makan aku langsung Kembali ke kamar dan tidur. Aku terbangun karena reza sudah spam chat aku,ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 karena tadi aku juga bilang reza kalau mau tidur jadi reza bangunin aku deh. Kita pun lanjut chatting tapi ya gitu rezanya slow respon kalian pasti tau lah cafenya pasti lagi ramai apalagi ini hari minggu ya kan. Karena besok aku tidak pergi kampus aku memutuskan untuk begadang sambil nungguin reza pulang kerja. Waktu bergerak begitu cepat tiba-tiba saja sudah pukul 21.00 dan akupun kelaparan akhirnya aku turun ke bawah berharap sisa makan malam orang tuaku tadi masih tersisa,ternyata sudah habis semua ya mungkin orang tua berfikir aku tidak mau makan lagi jadi dihabisin semua. Aku chat reza “za boleh gak pesan dessertnya?dikirim bisa nggak atau nanti pulang kerja kamu titipin ke alfero deh” pesan ku. Karena memang reza slow respon dia bales chatting sekitar setengah sepuluhan “iya bisa.aku aja yang anter kamu tunggu ya nanti.” Balasnya aku yang pada malam itu sendirian di kamar tersenyum-senyum kegirangan dan aku mengelist pesananku agar nanti reza yang antarkan “ hah,gak ngerepotin kamu nih? Aku pesan matcha latte 1, French friesnya 1, sama pizza yang full chicken saos pedas ya.” “iya gak ngerepotin kok tenang aja.okey kamu tunggu ya.” Balasnya cepat “okey za. Kamu lanjut kerja dulu sana akum au nugas.” Balasku,sembari menunggu makananku datang aku lanjut mengerjakan tugas kuliahku.

Malam itu café tempat reza bekerja tutup pukul 22.15 dia chat aku “ngel maaf ya nunggu lama ini barusan close soalnya,kamu ngak papa nih?” tanyanya “iya ndak papa ini juga tugasku belum selesai,lagian aku juga belum ngantuk kan barusan bangun tidur hehehe.” Jelas ku. “o syukurlah habis ini aku anta rya kamu sharelok aja.” “okey aku sharelok” aku mengirim lokasi rumahku ke reza dan reza langsung mengantar makananku tadi. Jarak café ke rumah ku itu cukup dekat sekitar 9 menitan aja lah. Tidak lama dari itu reza sudah berada di depan rumahku. Aku langsung turun dan membuka gerbang untuk menemui reza kali pertama aku bertemu reza diluar café dia begitu sangat keren sekali,wangi pokoknya perfect deh. Aku mempersilahkan reza untuk masuk ke rumahku dulu namun dia menolak karena memang sudah nggak enak kalau dilihat orang malam-malam bawa anak laki masuk ke rumah. Setelah itu aku memberi uang untuk membayar makanan yang tadi aku pesan eh rezanya malah nggak mau nerima itu akhirnya dia langsung berpamitan pulang dan aku berterima kasih ke dia,lalu aku masuk ke rumah dan naik ke kamar lagi untuk menyantap makanan yang tadi aku pesan. Dan anehnya di dalam kantong kresek ada ucapannya dong tulisannya “selamat makan angelin,semoga suka dan kenyang terus bisa tidur. Selamat malam juga ..reza “ tulisan yang ada di atas cup mactha latte itu. Aku malam itu langsung salah tingkah dan lompat-lompat karena memang di aitu sweet banget sih.

Reza sampai di rumahnya dia chat aku menanyakan apakah aku sudah kenyang.aku jawab sudah dong dan kita Kembali chattingan sampai larut malam dan akhirnya aku ketiduran lagi. Paginya reza bangunin aku dan kita lanjut chattingan terus,karena hari ini aku off kuliah jadi aku memutuskan untuk ke cafenya reza itung-itung apel lah hehehe. Sesampai disana semua mata teman-teman reza tertuju ke aku seakan akan dia ingin ngecengin aku sama reza tapi ya sudah lah dan pun juga sudah sering ke café itu jadi semua sudah kenal sama aku.

Semakin hari aku sama reza semakin dekat dan pada hari sabtu waktu dia ambil off kerja dia mengajakku untuk dinner di sebuah resto pilihannya dia,dia mengutarakan perasaannya ke aku dan aku pun juga begitun akhirnya kita berdua resmi berpacaran dan hubunganku sama reza sampai saat ini masih baik.

 

Selesai

Leave a Reply

Your email address will not be published.